<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5760279616000485116</id><updated>2012-02-16T19:47:03.934-08:00</updated><category term='HEALTH'/><title type='text'>RAFI GUSVIA</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RFS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351587401147848787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ZNeGOFTo_5c/STD7aCohPZI/AAAAAAAAAAM/DGQHFYvqOs4/S220/F%C3%B8rm%C3%ACl+%24%C3%A4%C3%BD%C3%A0%C3%B1g.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5760279616000485116.post-2966642516863103037</id><published>2009-02-03T19:22:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T19:25:33.980-08:00</updated><title type='text'>BENARKAH KEGEMUKAN ITU KARENA GENETIK?</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;Kita semua tahu, di luar faktor lingkungan dan perilaku, faktor genetik bertanggung jawab atas obesitas. Demikian menurut Dr. James Rosen, spesialis kelainan pola makan dan profesor di University of Vermont.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau genetik adalah faktor penentu, tapi mempercayai garis nasib anda untuk menjadi gemuk seumur hidup hanya karena punya genetik gemuk, adalah hal yang paling meruntuhkan semangat juang fitness dan menyuburkan sikap kalah sebelum berperang, yang paling ampuh di dunia fitness saat ini. Untuk sukses menurunkan berat badan secara permanen, satu satunya cara adalah merubah pola pikir seperti itu, yaitu mulai bersikap bertanggung jawab penuh atas diri anda sendiri, dan menerima fakta jika kita punya kekuatan untuk merubah diri kita sendiri, terlepas dari apa yang di gariskan oleh genetik anda. James Allen dalam bukunya As Man Thinketh, menulis “kondisi tidak membentuk seseorang, tapi justru kondisilah yang akan memaksa kekuatan asli orang itu muncul.” Yang artinya, manusia bukan produk dari lingkungan, bakat bawaan, turunan, atau kondisi tertentu, tapi justru manusia sendirilah yang menghasilkan pola pikir dan sistim kepercayaan yang berlaku umum itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktisi fitness tidak membantah soal faktor bawaan itu terkait betapa sulitnya seseorang membuang kelebihan lemaknya. Faktor bawaan yang di maksud adalah tipe tubuh anda sendiri, yang turut mempengaruhi seberapa banyak jumlah sel lemak, tingkat metabolisme, dan kimia tubuh anda yang lainnya. Sama halnya dengan faktor bawaan yang menentukan warna mata dan rambut anda saat ini. Tahun 1930, ahli fisiologi Dr. William H. Seldon membuat sistim klasifikasi untuk berbagai tipe tubuh tersebut yang di namai somatotyping, yang terdiri dari ectomorph (kurus), mesomorph (berotot dan rendah lemak), dan endomorph (gemuk / gempal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ectomorph biasanya kurus dan tulang badannya terlihat kasat mata, punya metabolisme super cepat dan rendah lemak tubuh, mampu makan dalam jumlah banyak tanpa gemuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesomorph punya genetik yang bagus, berotot, rendah lemak, dan atletis, mampu membuang kelebihan lemak dan menambah massa otot dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endomorph punya bakat gemuk, badannya berisi tapi basah (lemak), bulat dan punya persendian besar (tulangnya besar), sulit membuang kelebihan lemak, punya metabolisme rendah dan sangat sensitif terhadap karbohidrat, mudah kegemukan jika pola makannya tidak di jaga (apalagi tidak olahraga), dan berat badan turun dengan lambat walau sudah diet sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endomorph punya masalah dengan metabolisme nya karena kemampuan mereka memproses karbohidrat itu payah. Orang normal bisa makan banyak karbohidrat hingga maksimal 60% dari total kalori, tapi tidak takut gemuk. Jika endomorph ikut ikutan seperti itu pola makannya, maka ia akan memproduksi insulin berlebihan dan akibatnya lemak baru terbentuk di tubuhnya dan lemak yang sudah ada di tubuhnya semakin sulit di bakar.  Fenomena ini di namakan insulin-resistance atau sindrom X. Banyak orang yang berbadan besar memiliki sindrom ini, tapi mereka tidak menyadarinya, karena efek penyakitnya tidak mereka rasakan saat itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab lain dari kegemukan adalah ketidakseimbangan kimia otak yang membuat yang bersangkutan kebanyakan makan. Para ilmuwan di Johns Hopkins menemukan zat yang dinamakan C75 yang memblokir hormon pengendali nafsu makan didalam hypothalamus. Pemakaiannya untuk manusia masih dalam penelitian. Cara kerja C75 beda dengan Xenical (memblokir penyerapan lemak di usus), C75 menyebabkan seseorang merasa kenyang.&lt;br /&gt;&lt;!-- m --&gt;&lt;a class="postlink" href="http://www.funfry.com/data/563/fat_guy_big_hamburger_funfry_resize.jpg"&gt;http://www.funfry.com/data/563/fat_guy_ ... resize.jpg&lt;/a&gt;&lt;!-- m --&gt;[/img]&lt;br /&gt;Para ilmuwan menganggap kelainan metabolisme dan ketidakseimbangan kimia otak itu adalah penyakit turunan yang butuh perawatan medis. “Obesitas adalah penyakit dan harus di perlakukan seperti penyakit,” kata  Jackie Newgent, juru bicara American Dietetic Association. Namun praktisi fitness menganggap pernyataan semacam itu harus di curigai, karena bidang penurunan berat badan adalah pangsa pasar terbesar untuk penjualan obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Justin Gillis dari Washington Post, lebih dari 45 perusahaan farmasi di seluruh dunia mencoba menciptakan obat baru untuk obesitas, dengan investasi dana luar biasa besar. Di dunia dimana obat tertentu yang paling banyak dicari orang punya omset penjualan sebesar $1 milyar per tahun, maka para analis memperkirakan $5 milyar per tahun sebagai estimasi penjualan obat obesitas. Jika perusahaan itu berhasil menciptakan obat penurunan berat badan yang aman, efektif, dan menjual obat itu sebesar $3 per hari kepada seper-empat dari 97 juta penduduk dewasa Amerika (angka perkiraan obesitas di sana), maka omset penjualannya bisa mencapai $26 milyar per tahun untuk Amerika saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, dunia medis mencoba menyakinkan anda, jika anda kelebihan berat badan, maka itu bukan salah anda, anda di lahirkan gemuk, jangan merasa bersalah, dan jangan takut, kami punya obat yang bisa menyembuhkan anda. Kedengarannya sangat menjanjikan, bukan? Sebelum anda buru buru pesan obat yang di maksud, saya ingin ajak anda semua berpikir, kepentingan siapa disini yang di untungkan? Anda atau perusahaan farmasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diet adalah pertempuran terbesar manusia melawan genetiknya sendiri,” kata Joyce Cohan dari harian Post. Sayangnya, jika anda endomorph, maka Cohan ada benarnya. Menurunkan berat badan lebih sulit bagi endomorph daripada orang lain, dan itu kedengarannya tidak adil. Tapi itulah kehidupan nyata. Kehidupan tidak pernah adil. Jujur sajalah, tak setiap orang punya kemampuan jadi peraih medali emas Olimpiade, Mr Olympia atau model fitness. Tapi jangan salah sangka dulu, anda tak perlu habiskan seumur hidup anda dalam keadaan gemuk sekalipun anda tak punya genetik super ala atlit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak faktor yang mempengaruhi obesitas. Genetik cuma salah satunya saja. Tapi penyebab utama nya bukan genetik, tapi perilaku anda sendiri. Mayoritas komponen penentu komposisi tubuh anda itu bisa di kendalikan manusia, oleh anda sendiri. Beberapa faktor diantaranya adalah seberapa banyak anda makan, apa yang anda makan, olahraga macam apa yang anda lakukan, seberapa sering berolahraga, berapa lama berolahraga, dan seberapa keras anda berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau anda punya genetik payah sekalipun, punya bakat gemuk, tapi anda bisa buang kelebihan lemak anda itu sama seperti orang lain, hanya saja anda harus kerja ekstra keras, ekstra lama, dibandingkan orang lain. Terimalah fakta itu dan lakukan sesuai dengan fakta itu. “Bakat gemuk atau gen penyebab kegemukan itu memang dikenal didalam dunia medis, tapi tak seorangpun yang terlahir gemuk. Jika berat badan berlebih menjadi hal dominan dalam keluarga besar anda, ada kemungkinan anda tidak akan bisa jadi kurus seperti orang lain, tapi bukan berarti anda tidak bisa turunkan berat badan anda.” kata Dr. Thomas Wadden, spesialis fisiologi dari Syracuse University.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merasa penurunan berat badan itu lambat dan susah, maka anda perlu yakinkan diri anda sendiri jika pengurangan berat badan itu adalah aset anda. Upaya menyakinkan diri seperti ini sangat perlu, karena akan memaksa anda menjadi lebih disiplin, lebih kuat tekadnya, tidak mudah menyerah. Hal hal seperti ini akan bermanfaat pula di area lain kehidupan anda di luar gym, membuat anda berkepribadian kuat secara menyeluruh. Arnold Schwarzenegger mengatakan, “Kekuatan tidak datang dari kemenangan, tapi dari perjuangan / proses. Saat kita berhasil atasi rintangan, itulah kekuatan anda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda berada dalam kondisi jelek, maka itu disebabkan anda sendiri, akibat anda berpikir yang jelek jelek saja, akibat anda bereaksi dengan cara yang jelek juga. Demikian pula sebaliknya, pikiran positif akan berdampak pada aksi positif, dan kondisi positif pula. Hal serupa juga di ulas oleh Kiyosaki mengenai kenapa ada orang kaya dan orang miskin. Dengan kata lain, anda bertanggung jawab atas diri anda sendiri, atas bentuk badan anda saat ini, bukan perusahaan farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah menyampaikan hal ini pada klien saya, dan ia menjadi sangat marah sambil berkata (kurang lebih), “Tunggu dulu, jadi menurut kamu, saya jadi gemuk begini karena salah saya sendiri? Jadi saya bersalah atas di PHK nya saya, kesulitan keuangan, tidak sukses dalam percintaan, kelebihan berat badan, suka sakit sakitan? Apa yang anda sampaikan itu sangat tidak adil!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well para pembaca semuanya, persis seperti itulah maksud saya, entah anda sadari atau tidak. Jika anda menolak fakta bahwa anda 100% bertanggung jawab atas berat badan anda yang sekarang, maka anda tidak akan pernah sukses di fitness dan gym! Saat kita berada di situasi yang tidak mengenakkan, sangat mudah untuk mencari cari alasan seperti “Semuanya karena genetik, saya punya tulang besar, metabolisme saya rendah, saya tak punya cukup waktu berolahraga, saya orang sibuk, dll dll dll” Cari cari alasan seperti itu artinya anda menolak tanggung jawab tadi, bukti anda lebih suka di posisikan sebagai korban kondisi daripada menentukan sendiri kondisi anda saat ini. Stop cari cari alasan dan mulai ambil tanggung jawab pada fisik anda sendiri. Seperti kata Nike, “Just do it!” Mulailah berolahraga. Mulailah makan dengan benar. Lakukan sesuatu, apa saja asalkan lebih baik dari sebelumnya. Yang penting jangan duduk diam berpasrah diri sambil mengutuk kromosom anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merasa frustasi karena gemuk, jangan keluar dari medan pertempuran dengan berkata itu semua salah genetik anda, dan jangan percaya drug sebagai solusi anda, karena drug bukan jawabannya. Genetik penentu kemampuan atletik anda dan seberapa mudah anda menurunkan berat badan. Masalahnya, kebanyakan dari anda sama sekali belum mencoba dan mencapai batas tertinggi aktifitas atletik dan upaya weight-loss itu sama sekali. Coba dulu olahraga dan diet sampai mentok, baru setelah anda boleh salahkan genetik anda. Masalahnya, banyak dari anda yang tidak lakukan keduanya sampai mentok, tapi mengaku ngaku sudah lakukan segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beauty of sport sweat&lt;br /&gt;&lt;!-- m --&gt;&lt;a class="postlink" href="http://www.strangepersons.com/images/content/128950.jpg"&gt;http://www.strangepersons.com/images/content/128950.jpg&lt;/a&gt;&lt;!-- m --&gt;[/img]&lt;/div&gt;               &lt;dl class="postprofile" id="profile100"&gt;&lt;dt&gt;     &lt;a href="http://www.forumbinaraga.com/forum/memberlist.php?mode=viewprofile&amp;amp;u=4&amp;amp;sid=48a32d5c5b182245d8940f9712e0953a"&gt;&lt;img src="http://www.yourpicbox.com/images/ozmQOKWZw24206.jpg" alt="User avatar" width="100" height="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;a href="http://www.forumbinaraga.com/forum/memberlist.php?mode=viewprofile&amp;amp;u=4&amp;amp;sid=48a32d5c5b182245d8940f9712e0953a"&gt;indoroids&lt;/a&gt;   &lt;/dt&gt;&lt;dd&gt;Fitness Expert&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.forumbinaraga.com/forum/images/ranks/star.gif" alt="Fitness Expert" title="Fitness Expert" /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;strong&gt;Posts:&lt;/strong&gt; 297&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;strong&gt;Joined:&lt;/strong&gt; Sun Nov 25, 2007 2:17 am&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;strong&gt;Location:&lt;/strong&gt; steroids for sale -&gt; mbahmar1jan@yahoo.com&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;     &lt;ul class="profile-icons"&gt;&lt;li class="yahoo-icon"&gt;&lt;a href="http://edit.yahoo.com/config/send_webmesg?.target=mbahmar1jan&amp;amp;.src=pg" onclick="popup(this.href, 780, 550); return false;" title="YIM"&gt;&lt;span&gt;YIM&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;     &lt;div class="back2top"&gt;&lt;a href="http://www.forumbinaraga.com/forum/viewtopic.php?f=12&amp;amp;t=77#wrap" class="top" title="Top"&gt;Top&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;    &lt;span class="corners-bottom"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;hr class="divider"&gt;     &lt;span class="corners-top"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;            &lt;h3&gt;&lt;a href="http://www.forumbinaraga.com/forum/viewtopic.php?f=12&amp;amp;t=77#p101"&gt;Re: BENARKAH KEGEMUKAN ITU KARENA GENETIK ? &lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;    &lt;p class="author"&gt;&lt;a href="http://www.forumbinaraga.com/forum/viewtopic.php?p=101&amp;amp;sid=48a32d5c5b182245d8940f9712e0953a#p101"&gt;&lt;img src="http://www.forumbinaraga.com/forum/styles/prosilver/imageset/icon_post_target.gif" alt="Post" title="Post" width="11" height="9" /&gt;&lt;/a&gt;by &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.forumbinaraga.com/forum/memberlist.php?mode=viewprofile&amp;amp;u=2&amp;amp;sid=48a32d5c5b182245d8940f9712e0953a" style="color: rgb(0, 170, 0);" class="username-coloured"&gt;fitnessfreak&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; on Wed Nov 28, 2007 6:59 am &lt;/p&gt;         &lt;div class="content"&gt;saya juga percaya kalo orang gemuk bisa dibentuk badannya jadi lebih ideal.&lt;br /&gt;cuma memang harus bener2 diawasi pola makan dan olah raganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;harus ditemukan pemasukan kalori yg sesuai dengan pengeluarannya (aktifitas). untuk mengurangi lemak jelas pemasukan harus di bawah pengeluaran. simple aja. cuma memang mungkin untuk orang yg genetiknya gemuk sangat sulit menemukan titik ini, mungkin perlu diawasi ketat oleh ahli gizi dan dihitung tiap konsumsi makannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penurunan berat badan tentu harus gradual (sedikit demi sedikit) dan perlu dedikasi yg luar biasa. karena biasanya itu berarti mengubah pola hidup dan kebiasaannya sehari-hari (makanya gak bisa secara dadakan). sekali lagi perlu keinginan yg kuat yg perlu terus dipertahankan. tapi adalah hal yg sangat mungkin sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekali lagi perubahan pola hidup adalah faktor yg tidak bisa ditawar lagi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5760279616000485116-2966642516863103037?l=rfs-rafigusvia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/feeds/2966642516863103037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5760279616000485116&amp;postID=2966642516863103037' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/2966642516863103037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/2966642516863103037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/2009/02/benarkah-kegemukan-itu-karena-genetik.html' title='BENARKAH KEGEMUKAN ITU KARENA GENETIK?'/><author><name>RFS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351587401147848787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ZNeGOFTo_5c/STD7aCohPZI/AAAAAAAAAAM/DGQHFYvqOs4/S220/F%C3%B8rm%C3%ACl+%24%C3%A4%C3%BD%C3%A0%C3%B1g.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5760279616000485116.post-1805933211745794625</id><published>2008-11-28T21:54:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T21:58:46.558-08:00</updated><title type='text'>Sejarah permainan dan perkembangan bola basket</title><content type='html'>Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.&lt;br /&gt;Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.&lt;br /&gt;Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.&lt;br /&gt;Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.&lt;br /&gt;Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.&lt;br /&gt;Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.&lt;br /&gt;1. Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket&lt;br /&gt;2. Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)&lt;br /&gt;3. Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.&lt;br /&gt;4. Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.&lt;br /&gt;5. Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.&lt;br /&gt;6. Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.&lt;br /&gt;7. Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.&lt;br /&gt;8. Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)&lt;br /&gt;9. Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.&lt;br /&gt;10. Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.&lt;br /&gt;11. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.&lt;br /&gt;12. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia.&lt;br /&gt;Perkembangan Bola Basket di Indonesia&lt;br /&gt;Di tengah-tengah gejolak revolusi bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut itu, permainan Bola Basket mulai dikenal oleh sebagian kecil rakyat Indonesia, khususnya yang berada di kota perjuangan dan pusat pemerintahan Rakyat Indonesia, Yogyakarta serta kota terdekat Solo. Nampaknya, ancaman pedang dan dentuman meriam penjajah tidak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk melakukan kegiatan olahraga, termasuk permainan Bola Basket. Bahkan dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan olahraga tersebut semangat juang bangsa Indonesia untuk mempertahankan tanah airnya dari ancaman para penjajah yang menginginkan kembali berkuasa semakin membaja. Terbukti pada bulan September 1948, di kota Solo diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama yang mempertandingkan beberapa cabang olahraga, diantaranya Bola Basket. Dalam kegiatan tersebut ikut serta beberapa regu, antara lain : PORO Solo, PORI Yogyakarta dan Akademi Olahraga Sarangan.&lt;br /&gt;Mengenal Permainan Bola Basket&lt;br /&gt;Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain.&lt;br /&gt;Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerang dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri untuk sedapat mungkin tidak kemasukan.&lt;br /&gt;Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting).&lt;br /&gt;Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass), dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan.&lt;br /&gt;Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, walaupun tidak sempurna.&lt;br /&gt;Ketentuan bermain dan bertanding.&lt;br /&gt;Seperti telah diuraikan di atas permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu, masing-masing terdiri dari 5 orang pemain. Wasit yang memimpin terdiri dari 2 orang yagn senantiasa berganti posisi. Waktu bermain yang resmi 2 x 20 menit bersih, tidak termasuk masa istirahat 10 menit, time out, dua kali bagi masing-masing regu tiap babak selama 1 menit, saat pergantian pemain dan atau peluit dibunyikan wasit karena bola ke luar lapangan atau terjadi pelanggaran/kesalahan seperti foul dan travelling. Apabila dalam pertandingan resmi (yang dimaksud disini bukan pertandingan persahabatan) terjadi pengumpulan angka sama, waktu diperpanjang sekian babak (tiap 5 menit) sampai terjadi perbedaan angka.&lt;br /&gt;Khusus untuk permainan Mini Basket yang diperuntukkan anak-anak di bawah umur 13 tahun, diberlakukan peraturan tersendiri yang agak beda, antara lain : bola yang dipergunakan lebih kecil dan lebih ringan, pemasangan keranjang yang lebih rendah, waktu pertandingan 4 x 10 menit dengan 3 kali istirahat dan lainnya lagi seperti dalam hal penggantian pemain.&lt;br /&gt;Peraturan permainan yang dipergunakan sangat tergantung daripada peraturan PERBAIS/FIBA mana yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984.&lt;br /&gt;Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan&lt;br /&gt;Berdasarkan Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984, alat-alat perlengkapan dan lapangan terdiri dari :&lt;br /&gt;1. Bola Basket&lt;br /&gt;Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Keliling bola tidak kurang dari 75 cm dan tidak lebih dari 78 cm, serta beratnya tidak kurang dari 600 gram dan tidak lebih dari 650 gram. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga jika dipantulkan ke lantai dari ketinggian 180 cm akan melambung tidak kurang dari 120 cm tidak lebih dari 140 cm.&lt;br /&gt;2. Perlengkapan Teknik&lt;br /&gt;2.1. Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out.&lt;br /&gt;2.2. Alat untuk mengukur waktu 30 detik&lt;br /&gt;2.3. Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.&lt;br /&gt;2.4. Isyarat - scoring board, tanda kesalahan perorangan yakni angka 1 sampai dengan 5, serta bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.&lt;br /&gt;3. Lapangan&lt;br /&gt;3.1. Lapangan Permainan&lt;br /&gt;Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas. Variasi ukuran diperolehkan dengna menambah atau mengurangi ukuran panjang 2 m serta menambah atau mengurangi ukuran lebar 1 m. Di lapangan ini terdapat beberapa ukuran seperti : lingakaran tengah, dan lain sebagainya yang secara jelas dan terperinci akan diuraikan dalam gambar di bawah nanti.&lt;br /&gt;3.2. Papan Pantul&lt;br /&gt;Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm.. Tinggi papan, 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan, dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. (Perincian selengkapnya, lihat gambar).&lt;br /&gt;3.3. Keranjang&lt;br /&gt;Keranjang terdiri dari Ring dan Jala. Ring tersebut dari besi yang keras dengan garis tengah 45 cm berwarna jingga. Tinggi ring 305 cm dari permukaan lantai dan dipasang dipermukaan papan pantaul dengan jarak 15 cm. Sedangkan jala terdiri dari tambah putih digantung pada ring. Panjang jala 40 cm.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5760279616000485116-1805933211745794625?l=rfs-rafigusvia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/feeds/1805933211745794625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5760279616000485116&amp;postID=1805933211745794625' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/1805933211745794625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/1805933211745794625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/2008/11/sejarah-permainan-dan-perkembangan-bola.html' title='Sejarah permainan dan perkembangan bola basket'/><author><name>RFS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351587401147848787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ZNeGOFTo_5c/STD7aCohPZI/AAAAAAAAAAM/DGQHFYvqOs4/S220/F%C3%B8rm%C3%ACl+%24%C3%A4%C3%BD%C3%A0%C3%B1g.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5760279616000485116.post-6263623129758787666</id><published>2008-11-10T18:22:00.001-08:00</published><updated>2008-11-10T18:23:45.692-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEALTH'/><title type='text'>BRONCHITIS</title><content type='html'>&lt;h1 class="post-title"&gt;&lt;a href="http://perpus-akmr.blog.co.uk/2008/08/17/bronchitis-4598382" title="Post detail page of &amp;quot;Bronchitis&amp;quot;"&gt;&lt;span class="inner"&gt;&lt;span class="name"&gt;&lt;/span&gt;             &lt;/span&gt;            &lt;/a&gt;           &lt;/h1&gt;&lt;!-- post-title --&gt; &lt;!-- google_ad_section_end --&gt;&lt;!-- google_ad_section_start(weight=ignore) --&gt;            &lt;p class="post-info"&gt;            &lt;em&gt;             &lt;span class="post-author"&gt;              &lt;span&gt;by&lt;/span&gt;              &lt;a href="http://www.blog.co.uk/user/perpustakaan/" title="Profile of perpustakaan"&gt;perpustakaan&lt;/a&gt;                          &lt;/span&gt;              &lt;span class="post-time"&gt;              &lt;abbr title="published on"&gt;@&lt;/abbr&gt;              &lt;span class="date"&gt;2008-08-17&lt;/span&gt;              &lt;span class="time"&gt;&lt;span&gt; – &lt;/span&gt;09:24:50&lt;/span&gt;             &lt;/span&gt;            &lt;/em&gt;           &lt;/p&gt;&lt;!-- post-info --&gt;          &lt;!-- post-header --&gt;           &lt;div class="post-content userContent"&gt;           &lt;div class="post-content-inner"&gt;             &lt;p&gt; Bronchitis adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara keparu-paru). Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;PENYEBAB&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Penyebab banyak, tetapi yang tersering adalah alergi (Allergic rhinitis, asthma, environmental exposures). Bisa juga karena sinusitis, refluks, reaksi obat, kelainan bawaan saluran napas, tersedak “benda asing”, pneumonia (virus, jamur). Mohon diingat – pneumonia belum tentu karena infeksi bakteri. Jadi - belum tentu perlu antibiotik. Biasanya ditandai dengan batuk lama.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan (terutama) organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia). Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderitapenyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun.&lt;br /&gt;Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari: Sinusitis kronis, Bronkiektasis, Alergi, pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh: Berbagai jenis debu, asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organic klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromine, polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida, tembakau dan rokok lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;GEJALA&lt;br /&gt;Gejalanya berupa: batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan), sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan, sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu), bengek, cepat lelah, pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan, wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan, pipi tampak kemerahan, sakit kepala, gangguan penglihatan.&lt;br /&gt;Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti:&lt;br /&gt;pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.&lt;br /&gt;Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis.&lt;br /&gt;Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.&lt;br /&gt;Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat, sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk, bisa erjadi pneumonia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;DIAGNOSA&lt;br /&gt;Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir.&lt;br /&gt;Pada pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernafasan yang abnormal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan: tes fungsi paru-paru, analisa gas darah arteri, rontgen dada.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;TATALAKSANA&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mencari penyebab. Bila karena alergi: modifikasi lingkungan sekitar untuk mengurangi eksposur pada anak, humidifikasi, ekstra cairan, dll&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jika anak kita dinyatakan menderita bronkitis, maka kita harus segera berpikir bahwa “itis” di sini artinya radang/ inflamasi. Penyebabnya belum tentu infeksi bakteri, mayoritas bronkitis pada anak tidak perlu antibiotik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;PENGOBATAN&lt;br /&gt;Untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan, kepada penderita dewasa bisa diberikan aspirin atau acetaminophen; kepada anak-anak sebaiknya hanya diberikan acetaminophen.&lt;br /&gt;Dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan.&lt;br /&gt;Antibiotik diberikan kepada penderita yang gejalanya menunjukkan bahwa penyebabnya adalah infeksi bakteri (dahaknya berwarna kuning atau hijau dan demamnya tetap tinggi) dan penderita yang sebelumnya memiliki penyakit paru-paru.&lt;br /&gt;Kepada penderita dewasa diberikan trimetoprim-sulfametoksazol, tetracyclin atau ampisilin. Erythromycin diberikan walaupun dicurigai penyebabnya adalah Mycoplasma pneumoniae.&lt;br /&gt;Kepada penderita anak-anak diberikan amoxicillin. Jika penyebabnya virus, tidak diberikan antibiotik.&lt;br /&gt;Jika gejalanya menetap atau berulang atau jika bronkitisnya sangat berat, maka dilakukan pemeriksaan biakan dari dahak untuk membantu menentukan apakah perlu dilakukan penggantian antibiotik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hal yang harus diperhatikan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Harus diidentifikasi jelas dulu, apakah terkena jenis Bronchitis Akut atau Bronchitis Kronis. Ini tentu dari hasil pemeriksaan medis yang biasanya dilakukan lewat hasil observasi dokter, hasil rontgent dada, tes darah, hasil biakan kultur, tes paru-paru.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kalau ternyata menderita Bronchitis Akut, ada 2 kemungkinan penyebabnya, yaitu infeksi virus atau bakteri.&lt;br /&gt;Gejalanya biasanya berlangsung cepat, kadang parah dan bisa sampai beberapa hari/minggu&lt;br /&gt;Gejala Bronchitis Akut, di antaranya: demam, jika batuk terasa sakit, radang tenggorokan, lendir/dahak berwarna kekuningan dan kental, napas pendek atau napas berbunyi.&lt;br /&gt;Kalau Bronchitis Kronis biasanya karena kebiasaan merokok (tapi balita juga ada kemungkinan menderita Bronchitis Kronis karena selama ini jadi ‘perokok pasif’ alias tinggal serumah/selingkungan dengan perokok aktif). Gejalanya berlangsung bisa sampai bulanan bahkan tahunan.&lt;br /&gt;Bronchitis menular? SANGAT. Biasanya melalui percikan dari penderita yang batuk, bersin atau lewat sentuhan dengan benda-benda yang baru saja digunakan penderita.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Treatment&lt;br /&gt;Jika memang penyebabnya virus (bronchitis akut biasanya disebabkan virus, terjadi setelah mengalami flu atau batuk), penggunaan antibiotik SAMA SEKALI tidak menolong. The best treatment hanya dengan ISTIRAHAT, MINUM banyak cairan, atau gunakan obat penurun demam/nyeri jika diperlukan (misal obat yang mengandung paracetamol, dijual bebas di toko-toko obat).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam beberapa kasus, dokter kadang merekomendasikan penggunaan obat ‘bronchodilator’ untuk mempermudah penderita bernapas&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jika batuk lebih dari 10 hari dan setelah pemeriksaan medis, dapat diidentifikasi bakteri penyebabnya, umumnya digunakan antibiotik karena penyebab bronchitisnya bukan lagi virus.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jika menderita bronchitis kronis, segera hentikan kebiasaan merokok atau hindari perokok aktif.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bila perlu gunakan ‘air humidifier’ di kamar untuk membantu penderita mengurangi batuknya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pencegahan lainnya, hindari segala sesuatu yang bisa mencetuskan gejala bronchitis, mis. polusi udara atau alergen (hal-hal yang menyebabkan alergi: debu, filter AC yang kotor,zat-zat kimia, dll.)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk mencegah tidak tersebarnya infeksi bronchitis, usahakan menjaga stamina tubuh agar tidak terinfeksi penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Caranya, di antaranya dengan rajin mencuci tangan, punya pola makan dan pola tidur yang baik, jangan dulu berhubungan dekat dengan penderita bronchitis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bronchitis Akut (yang umumnya dialami balita) ‘seharusnya’ sembuh sekitar sekian hari hingga 3-4 minggu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di salah satu artikel di internet yang saya baca, ada beberapa tips menghindari/meminimalkan gejala bronchitis, di antaranya:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;• Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (yang kaya kandungan antioksidan) telah terbukti mengurangi resiko akibat bronchitis kronis.&lt;br /&gt;• Saat mengalami bronchitis, hindari produk susu dan bahan makanan mengandung gula (sukrosa, fruktosa) karena dipercaya dapat meningkatkan produksi ‘lendir’ saat batuk.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5760279616000485116-6263623129758787666?l=rfs-rafigusvia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/feeds/6263623129758787666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5760279616000485116&amp;postID=6263623129758787666' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/6263623129758787666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/6263623129758787666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/2008/11/bronchitis.html' title='BRONCHITIS'/><author><name>RFS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351587401147848787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ZNeGOFTo_5c/STD7aCohPZI/AAAAAAAAAAM/DGQHFYvqOs4/S220/F%C3%B8rm%C3%ACl+%24%C3%A4%C3%BD%C3%A0%C3%B1g.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5760279616000485116.post-2622200680541242761</id><published>2008-08-16T08:55:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T09:07:48.706-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="header"&gt; &lt;table style="border-style: none;" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="width: 90px;"&gt;&lt;img style="margin: 0px; padding: 0px;" src="http://wapedia.mobi/pics/logo.gif" alt="Wapedia" height="25" width="90" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="headmenu" align="right" valign="top"&gt;&lt; &lt;a accesskey="0" href="http://wapedia.mobi/id/"&gt;Halaman Utama&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="subheader"&gt;Wiki: Atletik&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content"&gt;&lt;div class="firstpicture"&gt;&lt;img src="http://pic.srv3.wapedia.mobi/thumb/477714107/id/fixed/80/60/Naisten_400_m_aidat.jpg?format=jpg,png,gif" height="60" width="80" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Atletik&lt;/strong&gt; adalah gabungan dari beberapa jenis &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Olahraga"&gt;olahraga&lt;/a&gt; yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lari"&gt;lari&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lempar"&gt;lempar&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat"&gt;lompat&lt;/a&gt;. Kata ini berasal dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Bahasa_Yunani"&gt;bahasa Yunani&lt;/a&gt; "&lt;em&gt;athlon&lt;/em&gt;" yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Olimpiade"&gt;olimpiade&lt;/a&gt; pertama pada &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/776_SM"&gt;776 SM&lt;/a&gt;. Induk organisasi untuk olahraga atletik di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; adalah &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/PASI"&gt;PASI&lt;/a&gt; (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head1" id="1."&gt;1. Sejarah Atletik&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Atletik adalah event asli dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Olimpiade"&gt;Olimpiade&lt;/a&gt; pertama ditahun &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/776"&gt;776&lt;/a&gt; sebelum &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Masehi"&gt;Masehi&lt;/a&gt; dimana satu-satunya event adalah perlombaan lari atau stade Ada beberapa “Games” yang digelar selama era klasik Eropa :&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Panhellenik Games&lt;/em&gt;: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;The Pythian Games&lt;/em&gt; (dimulai6 Sebelum Masehi) digelar di Argolid setiap dua tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;The Isthmian Games&lt;/em&gt; (dimulai 523 Sebelum Masehi) digelar di Isthmus dari Corinth setiap dua tahun.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;The Roman Games&lt;/em&gt; - Berasal dari akar Yunani murni, Roman Games memakai perlombaan lari dan melempar. Bukannya berlomba kereta kuda dan bergulat seperti di Yunani, olahraga Etruscan memakai pertempuran galiatoral, yang nuga sama-sama 527 Sebelum Masehi) digelar di Delphi tiap empat tahun. &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;The Nemean Games&lt;/em&gt; (dimulai 51memakai panggung.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Masyarakat lain menggemari kontes atletik, seperti bangsa Kelt, Teutonik, dan Goth yang juga digemari orang &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Roma"&gt;Roma&lt;/a&gt;. Tetapi, olahraga ini sering dihubungkan dengan pelatihan tempur. Di masa abad pertengahan anak seorang bangsawan akan dilatih dalam berlari, bertarung dan bergulat dan tambahan berkuda, memanah dan pelatihan senjata. Kontes antar rival dan sahabat sangat umum di arena resmi maupun tidak resmi.&lt;/p&gt; &lt;div class="pic"&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Berkas:Naisten_400_m_aidat.jpg" class="image"&gt;&lt;img src="http://pic.srv4.wapedia.mobi/thumb/477714107/id/fixed/230/172/Naisten_400_m_aidat.jpg?format=jpg,png,gif" alt="Lari gawang, salah s" height="172" width="230" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lari_gawang" title="Lari gawang"&gt;Lari gawang&lt;/a&gt;, salah satu jenis olahraga atletik.&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Di abad 19 &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Organisasi"&gt;organisasi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Formal"&gt;formal&lt;/a&gt; dari event &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Moderen"&gt;moderen&lt;/a&gt; dimulai. Ini termasuk dengan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Olahraga"&gt;olahraga&lt;/a&gt; reguler dan latihan di rezim sekolahan. Royal Millitary College di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Sandhurst%2C_Berkshire"&gt;Sandhurst&lt;/a&gt; mengklaim menggunakan ini pertamakali di tahun 1812 dan 1825 tetapi tanpa bukti nyata. Pertemuan yang paling tua diadakan di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Shrewsbury"&gt;Shrewsbury&lt;/a&gt;, Shropshire di 1840 oleh Royal Shrewsbury School Hunt. Ada detail dari seri pertemuan tersebut yang ditulis 60 tahun kemudian oleh C.T Robinson dimana dia seorang murid disana pada tahun 1838 sampai 1841. Royal Military Academy dimana Woolwich menyelenggarakan sebuah kompetisi yang diorganisisr pada tahun 1849, tetapi seri reguler pertama dari pertemuan digelar di Exeter College, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Oxford"&gt;Oxford&lt;/a&gt; dari 1850.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atletik moderen biasanya diorganisir sekitar lari 400m di trek di hampir semua even yang ada. Acara lapangan (melompat dan melempar) biasanya memakai tempat didalam trek. Atletik termasuk didalam Olimpiade moderen di tahun 1896 dan membentuk dasar-dasarnya kemudian Wanita pertamakali dibolehkan berpartisipasi di trek dan lapangan dalam event Olimpiade tahun 1928. Sebuah badan pengelola internasional dibentuk, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/IAAF"&gt;IAAF&lt;/a&gt; dibentuk tahun 1912. IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor di tahun 1983. Ada beberapa pertandingan regional seperti kejuaraan Eropa, Pan-American Games dan Commonwealth Games. Sebagai tambahan ada sirkuit Liga Emas professional, diakumulasi dalam IAAF World Athletics Final dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor Championship. Olahraga tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya Olimpiade, tetapi yang lain kurang populer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/AAU"&gt;AAU&lt;/a&gt; (Amateur Athletic Union) adalah badan pengelola di Amerika Serikat sampai runtuh dibawah tekanan profesionalisme pada akhir tahun &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/1970"&gt;1970&lt;/a&gt;. Sebuah badan baru bernama The Athletic Congress (TAC) dibentuk, dan akhirnya dinamai USA Track and Field (USATF atau USA T&amp;amp;F). Sebuah tambahan, organisasi dengan struktural yang lebih kecil, Road Runner Club of America (RRCA) juga ada di USA untuk mempromosikan balap jalanan. Di masa moderen, atlet sekarang bisa menerima uang dari balapan, mengakhiri sebutan “amatirisme” yang ada seelumnya.&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.1."&gt;1. 1. Lintasan dan Lapangan Dalam Ruangan&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Ada dua &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Musim"&gt;musim&lt;/a&gt; dalam &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lintasan"&gt;lintasan&lt;/a&gt; dan lapangan. Ada musim indoor, selama &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Musim_dingin"&gt;musim dingin&lt;/a&gt; dan musim outdoor, digelar selama &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Musim_semi"&gt;musim semi&lt;/a&gt; dan panas. Kebanyakan lintasan indoor adalah 200m dan terdiri dari empat atau enam jalur. Seringkali sebuah lintasan indoor memiliki belokan yang lurus untuk mengkompensasikan belokan yang ketat. Dalam lintasan indoor atlet berkompetisi sama dengan event lintasan di outdoor dengan pengecualian untuk lari 100m dan 110/100m haling rintang (diganti dengan sprint 60m dan 60 m hlang rintang di tingkat kebanyakan dan kadang 55m sprint dan 55m haling rintang di tingkat SMA) dan lari 10.000m, jalan cepat 300m, dan 400m haling rintang. Indoor juga mendapat tambahan lari 3000m yang normalnya pada tingkat kampus dan elit dibandingkan memakai 10.000m. marathon 5.000m adalah event lari jauh yang paling umum, walaupun ada situasi dengan jarak lebih jauh pernah dilombakan. Di medio abad 20, ada seri perlombaan duel di &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Madison_Square_Garden"&gt;Madison Square Garden&lt;/a&gt; (New York) lintasan indoor, beberapa menampilkan dua orang berlomba marathon (26,2 mil). Tetapi, ini sangat jarang terjadi. Dalam keadaan tertentu, ada juga balapan 500m dibandingkan 400m yang ada normalnya di event outdoor, dan di kejuaraan kampus indoor dua-duanya dilombakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di event lapangan, perlombaan indoor hanya menampilkan lompat tinggi, lompat galah, lompat jauh, lompat ganda dan menembak. Lembar lembing, lempar bola besi dan tolak peluru ditambahkan hanya untu event outdoor, dimana normalnya tidak ada ruang yang cukup dalam stadion indoor pada perlombaan tersebut. Event unik dari perlombaan indoor (terutama di Amerika Utara) adakah lempar beban seberat 300, 600, 1000 dan 35 pon. Di Negara lain, terutama &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Norwegia"&gt;Norwegia&lt;/a&gt;, lompat jauh berdiri dan lompat tinggi berdiri juga dilombakan, bahkn di Kejuaraan Nasional untuk atlet multi-event ada Pentathlon untuk wanita (yaitu 60m halang rintang, lompat jauh, tolak peluru dan 800m) dan heptathlon untuk pria (yaitu 60m halang rintang, lompat jauh, tolak peluru, 60m lari, lompat galah dan 1000m lari) indoor. Untuk outdoor ada heptathlon untuk wanita dan decathlon untuk pria.&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.2."&gt;1. 2. Lintasan dan Lapangan Luar Ruangan&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Lintasan dan Lapangan luar ruangan biasanya dimulai dan diakhiri selama musim semi. Kebanyakan lintasan adalah berbentuk oval untuk keadaan 400m. Tetapi, beberapa lintasan tua berukuran 440 yardm dimana ada beberapa lintasan yang tidak oval dan tidak 400m/440 yard karena keadaan &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Geografis"&gt;geografis&lt;/a&gt;. Lintasan moderen memakai permukaan yang dikaretkan, dan lintasan yang lebih tua memakai pasir atau kerikil. Lintasan normalnya memakai 6-10 jalur dan bisa termasuk sebuah jalur langkah dan selokan di salah satu belokan. Jalur ini isa ada di luar atau di dalam lintasan, membuat tikungan yang lebih sempit atau lebar. Sangat umum dimana lintasan itu akan mengelilingi sebuah lapangan bermain yang dipakai untuk&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/American_Football"&gt;American Football&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Sepak_bola"&gt;sepak bola&lt;/a&gt;, atau &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lacrosse"&gt;lacrosse&lt;/a&gt;. Lapangan didalam ini biasanya dikenal dengan lapangan dalam dan permukaanya memakai rumput atau karpet buatan, dan tempat diaman tim menggelar kamping selama turnamen panjang. Tetapi lempar lembing, bola besi dan cakram biasanya dilombakan di luar lapangan di lapangan lain karena membutuhkan ruangan yang lebih luas, dan implementasinya mungkin bisa merusak lapangan yang dipakai atau lintasan.&lt;/p&gt; &lt;h3 class="head2" id="1.3."&gt;1. 3. Event&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Ada variasi lain selain yang ditulis dibawah, tetapi lomba dengan panjang tidak biasa (contohnya 300m) dilangsungkan lebih jarang. Balapan yang tidak lazim biasanya digelar selama musim indoor karena lintasan 200m dalam riangan. Dengan pengecualian lari mil, lomba berdasarkan jarak kerajaan jarang sekali digelar di lintasan sejak kebanyakan lintasan dirubah dari seperempat mil (402,3m) ke 400m. Hampir semua catatan rekor untuk jarak kerajaan tidak dilangsungkan kembali. Bagaimanapu, IAAF dalam buku rekornya masih memasukan rekor dunia mil (dipegang oleh Hicham El Guerroj dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Maroko"&gt;Maroko&lt;/a&gt; dan Svetlana Masterkova dari &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Rusia"&gt;Rusia&lt;/a&gt; untuk wanita) karena perbedaan signifikan yang mendunia.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Event Lintasan -event lari di lintasan 400m. &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Sprint"&gt;Sprint&lt;/a&gt;: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m (hanya didalam ruangan), 100m, 200m dan 400m.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m, satu mil dan 3000m. &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lari_berintang"&gt;Lari berintang&lt;/a&gt; - lomba (biasanya 300m) dimana pelarinya harus melewati rintangan seperti penghalang dan rintangan air.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;jarak Jauh: berlari diatas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000 m. yang kurang lazim ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Halang_Rintang"&gt;Halang Rintang&lt;/a&gt;: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk wanita) dan 400 m haling rintang menengah (300 m di beberapa SMA).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Estafet"&gt;Estafet&lt;/a&gt;: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m estafet , 4 x 800 m estafet , dll. Beberapa event, seperti estafet medley, jarang dilangsungkan kecuali estafet karnaval besar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lari_jalanan"&gt;Lari jalanan&lt;/a&gt;: dilangsungkan di jalanan terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event biasa adalah 5km, 10km, setengah marathon dan marathon.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;lomba &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Jalan_cepat"&gt;jalan cepat&lt;/a&gt; event biasa adalah 10km, 20 km dan 50 km.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Event lapangan &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Event melempar &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Tolak_peluru"&gt;tolak peluru&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lempar_peluru"&gt;lempar peluru&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lempar_lembing"&gt;lempar lembing&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lempar_cakram"&gt;lempar cakram&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Event lompat &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat_tinggi"&gt;lompat tinggi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat_galah"&gt;lompat galah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat_jauh"&gt;lompat jauh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat_ganda"&gt;lompat ganda&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;yang sangat tidak biasa &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat_tinggi_berdiri"&gt;lompat tinggi berdiri&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat_jauh_berdiri"&gt;lompat jauh berdiri&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Lompat_ganda_berdiri"&gt;lompat ganda berdiri&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Event ganda atau kombinasi &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Triathlon"&gt;Triathlon&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Trilomba"&gt;Trilomba&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Pentathlon"&gt;Pentathlon&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Pancalomba"&gt;Pancalomba&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Heptathlon"&gt;Heptathlon&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Decathlon"&gt;Decathlon&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Dasalomba"&gt;Dasalomba&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5760279616000485116-2622200680541242761?l=rfs-rafigusvia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/feeds/2622200680541242761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5760279616000485116&amp;postID=2622200680541242761' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/2622200680541242761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/2622200680541242761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/2008/08/halaman-utama-wiki-atletik-atletik.html' title=''/><author><name>RFS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351587401147848787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ZNeGOFTo_5c/STD7aCohPZI/AAAAAAAAAAM/DGQHFYvqOs4/S220/F%C3%B8rm%C3%ACl+%24%C3%A4%C3%BD%C3%A0%C3%B1g.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5760279616000485116.post-7078379542509449707</id><published>2008-08-16T08:48:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T08:53:55.492-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Atletik</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sejarah Singkat Atletik di Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Awal sejarah Atletik di Indonesia tercatat pada permulaan tahun 1930-an, ketika Pemerintah Hindia Belanda memasukkan Atletik sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah. Di kalangan masyarakat pada waktu itu cabang olahraga ini belum tersebar luas, karena hanya dikenal di lingkungan pendidikan saja. Walaupun demikian, masyarakat lambat laun mengenal sifat dan manfaat Atletik ini dan dari hari ke hari penggemarnya bertambah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Oleh kalangan Belanda telah dibentuk sebuah organisasi, yang akan menangani penyelenggaraan pertandingan-pertandingan Atletik dengan nama Nederlands Indische Athletiek Unie (NIAU). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Di Medan pada tahun 1930 - an juga telah berdiri sebuah Organisasi bernama Sumatera Athletiek Bond (SAB), yang menyelenggarakan perlombaan-perlombaan Atletik antar sekolah Mulo, HBS dan perguruan-perguruan swasta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Perkembangan Atletik di Pulau Jawa ditandai dengan berdirinya organisasi-organisasi Atletik seperti ISSV Hellas dan IAC di Jakarta, PAS di Surabaya dan ABA di Surakarta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dalam mengikuti sejarah pertumbuhan dan perkembangan Atletik diperoleh kesimpulan bahwa Atletik &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; masih berumur setahun jagung. Akan tetapi berkat perananan NIAU pada zaman Belanda telah tampil bintang-bintang Atletik Indonesia yang dapat diandalkan, seperti Effendi Saleh, Tomasoa, Mochtar Saleh, M. Murbambang, Harun Al Rasyid, Mohd. Abdulah dan F.G.E. Rorimpandey. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dengan mencapai loncatan setinggi 1,86 m, Harun Al Rasyid berhasil mencetak prestasi yang mengagumkan, sedang Nur Bambang dengan kecepatan 10.8 detik dalam lari 100 m mengukir prestasi terbaik di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Baik hasil yang telah dicapai oleh Harun Al Rasyid maupun hasil Nurbambang baru belasan dan puluhan tahun dapat diperbaiki oleh atlet-atlet &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Selama pendudukan Jepang kegiatan cabang olahraga Atletik praktis terhenti. Dengan terbentuknya Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) pada awal tahun 1946, bagian Atletik dalam &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;PORI&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; segera menghidupkan kegiatan cabang olahraga menuju perkembangan dan kemajuan bangsa &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang baru merdeka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Usaha nyata dibuktikan dengan terbentuknya Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) pada tanggal &lt;st1:date month="9" day="3" year="1950" st="on"&gt;3 September 1950&lt;/st1:date&gt; di Semarang. Kegiatan pertama tercatat pada akhir tahun 1950 juga dengan mengadakan perlombaan Atletik di Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Perlombaan tersebut sekaligus dimaksudkan sebagai persiapan atlet-atlet &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; menghadapi Asian Games I pada tahun 1951 di New &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Delhi&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Organisasi Induk PASI telah diterima sebagai anggota Atletik Internasional (IAAF). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Beberapa Catatan Prestasi &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Seperti telah diterapkan di atas tadi, lompatan Harun Al Rasyid di zaman Belanda adalah 1.86 m. Pada PON I tahun 1948 di Solo, Sudarmajo mencapai lompatan setinggi 1.80 m, sedang pada PON II tiga tahun kemudian di Jakarta hasilnya dapat ditingkatkan menjadi 1.85 m. Bertolak dari hasil inilah peloncat tinggi asal Solo dan yang kemudian membela nama Jawa Barat ini dipersiapkan ke Asian Games I tahun 1951 di New Delhi, partisipasi pertama Indonesia di gelanggang Asia setelah memperoleh kemerdekaannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Menurut ketentuan, dalam loncat ujian (kualifikasi) di New Delhi harus dicapai loncatan 1.87 m, dalam hal mana 6 orang peserta dinyatakan gugur, karena tidak berhasil mencapai batas tinggi yang diharuskan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dalam babak kualifikasi ini Sudarmojo berhasil baik dan dengan demikian dapat maju ke babak finale. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dalam Asian Games I Tim Atletik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; telah berhasil 5 medali perunggu sebagai berikut : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 322.5pt;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="4" width="430"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;1. Lompat Tinggi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sudarmojo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;2. Lompat Jangkit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Hendarsin &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;3. Lempar Lembing&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Matulessy &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;4. Lempar Cakram&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Anni Salamun&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Prestasi Nurbambang 10.8 m dalam lari 100 m baru dapat diperbaiki oleh sprinter M. Sarengat pada Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta dengan catatan 10.5 detik dan dengan demikian menjadi pelari tercepat Asia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Selanjutnya dicatat beberapa pemecahan rekor nasional pada persiapan Asian Games IV dan Ganefo tahun 1963. Untuk menghadapi Olympiade Tokyo tahun 1964 dalam Asian Tour telah dipecahkan 6 rekor nasional, hal serupa diperoleh pada waktu Asian Games V tahun 1966 di Bangkok. Akan tetapi prestasi-prestasi tersebut belum dapat menyaingi prestasi &lt;st1:place st="on"&gt;Asia&lt;/st1:place&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;JENJANG ORGANISASI:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pada mulanya anggota PASI JAYA adalah Pengurus Cabang yang disngkat Pengcab PASI terdiri dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; wilyah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pengcab PASI Jakarta Utara, Pengcab PASI Jakarta Timur, Pengcab PASI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jakarta Selatan, Pengcab PASI Jakarta Pusat dan Pengab PASI Jakarta Barat, yang notaben keberadaan Pengcab tersebut berada dibawah naungan KONI Wilayah, dan SUDIN Olarhaga. Karena keterbatasan sarana maka dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Cabang tersebut hanya ada dua Cabang yang bergerak aktif yaitu PASI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cabang Jakarta Pusat dan PASI Cabang Jakarta Selatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sesuai dengan Kongres PASI Tahun 1973, keberadaan Pengcab PASI &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Wilayah dihapuskan dan sebagai gantinya rentang Organisasi adalah Club / Perkumpulan Atletik sebagai anggota dari PASI JAYA.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;KEPENGURUSAN :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1970 - 1973 :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum: Kol KKO J. Saminoe, Ketua I : Drs. Kusnan Ismukanto, Sekretaris I : K. Padmonodewo, Sekretaris II : M. Istari Cakraasmara, Bendahara I: A.L. Silooy, Bendahara II Drs. M. Yusuf Adisasmita, Komtek Woeryanto Med, Kesehatan: Dr. Soeharto, Dr. Soetisno, Peralatan K. Supriadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1974 – 1978:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sekretariat KONI PUSAT Stadion Utama Senayan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum: Ir. Aditomo Tirtodipuro (April 76 Mengundurka diri), digantikan oleh Ir. Irawan Sukapraja Ketua I:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bid. Org. Drs. Kusnan Ismukanto, Ketua II Bid. Pembinaan: Woeryanto, Med. Sekretaris Umum: drs. Amir Lubis, Sekretaris I : Drs. M. Istari Cakra Asmara, Sekretaris II: Achmad Surjanto, Bendahra: Drs. M. Yusuf Adisasmita, Seksi Binpres, Bambang Wahyudi, Steve Thenu, Awang Papilaya, Seksi Pemasalan/Pendidikan: Drs. Anhar, Seksi perwasitan/Lomba: Drs. Sudarsono Seksi Kesehatan Dr. Karyanto. Peralatan Drs. Pieter Noya, Urusan lapangan: Sumantri, Supriadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Club Atletik Anggota PASI setelah perubahan AD &amp;amp; ART PASI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bulan September 1975 sebagai pengganti dari Pengcab Adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Club Atletik JAYAKARTA atlet, 50 pembina 9 orang, Club U.M.S atlet 90, pembina 8 orang, Club METEOR atlet&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;60, pembina 4 orang, Club PERKASA: Atlet 100, pembina 4 orang, Club PSKD atlet 25, pembina 2 orang, Club HERCULES atlet 20, pembina 2 orang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1978 – 1982:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sekretariat Lapangan Atletik PASI JAYA Jl. Pintu VI GELORA SENAYAN Telp. 5862086&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pelindung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Gubernur DKI &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Penasehat :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Kadispora, Ir. Aditomo, Ir. Irawan Sukapraja, Prof. Sutarman, Dr. Sarwoko, R.A.J. Gosal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pengurus:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum: H.M. Widarsadipradja, Ketua Harian : Drs. Kusnan Ismukanto, Kabid Org. W. Sigar. Kabid Binpres, Patmonodewo, Kabid Usaha: Drs. Martomo Adisasmita, Sekretaris Umum: Drs. M. Yusuf Adisasmita, Wasekum Drs. Ais Manuputy, Bendahara: A.S. Rijanto, Komtek Ir. Wardiman, Bambang Wahyudi, Stev Thenu, J.P. Oroh, Usman Efendi. Komisi Pertandingan : Achmad Surjanto, Komisi Peralatan Lapngan : Sumantri, Komisi Kesehatan: Dr. Tohari, Dr Frits Kakialatu, Dra. F.Aswin Hadis, Dra. Sumiarti Patmonodewo, Komisi Usaha : Srijana, A. Askandar, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Komisaris Wilayah: &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; Barat: Drs. M Istari Cakra &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Asmara&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Jak-Ut Ventje Gosal, Jak-Sel: Ny. Suatini Ilyas Margio, Jak-Tim : Adi Waluyo, Jak-Pus: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1982 – 1986:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum: H.M. Widarsadipradja, Ketua Harian : Drs. Kusnan Ismukanto, Kabid Org. Kabid Binpres, Patmonodewo, Kabid Usaha: Drs. Martomo Adisasmita, Sekretaris Umum: Drs. M. Yusuf Adisasmita, Wasekum Drs. Ais Manuputy, Bendahara: Drs. A.S. Rijanto, Komtek Ir. Wardiman, Bambang Wahyudi, Stev Thenu, J.P. Oroh, Usman Efendi. Komisi Pertandingan : Achmad Surjanto, Komisi Peralatan Lapngan : Sumantri, Komisi Kesehatan: Dr. Tohari, Dr Frits Kakialatu, Dra. F.Aswin Hadis, Dra. Sumiarti Patmonodewo, Komisi Usaha : Srijana, A. Askandar, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Komisaris Wilayah: &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; Barat: Drs. M Istari Cakra &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Asmara&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Jak-Ut Ventje Gosal, Jak-Sel: Ny. Suatini Ilyas Margio, Jak-Tim : Adi Waluyo, Jak-Pus: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1986 – 1990:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1990 – 1994:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dewan Penyantun :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Wagub Bidang Kesra, H.M. Widarsa Dipradja, Ka.Kanwil Depdikbud Dki Jakarta, H.M. Samadikun Hardjodarsono, Drs. Indra Kartasasmita, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pengurus:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum : E.C.W. Neloe, Ketua Harian : Drs. Eddy Widodo, Ketua Bid Org. F.X. Widiastanto, Ketua Bid Binpres: Drs. Eddy Widodo, Wakabid Binpres: Letkol Agus Sugiri, Kabid Pembibitan&amp;amp;pemasalan : Drs. M. Sipahutar, Wakabid Bitsal: Drs. A.Kusaeri, Kabid Dana: Suharto Fahtori, Wakabid Dana: A.R. Koesnanto, Kabid Litbang; Woeryanto, M.Ed.Mp, Wabid Litbang: Suatini Ilyas margio, Sekretaris Umum : A. S. Rianto, Wakil Sekretaris I : Drs. Moch. Sidik, Wakil Sekretaris II: Drs. Jafet Sondak, Bendahara: Sutopo, Wakil Bendahara: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1994 – 1998:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Dewan Penyantun :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Wagub Bidang Kesra, H.M. Widarsa Dipradja, Ka.Kanwil Depdikbud Dki Jakarta, H.M. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Pengurus:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum : E.C.W. Neloe, Ketua Harian : Drs. Eddy Widodo, Ketua Bid Org. Sumartoyo Martodihardjo, Ketua Bid Binpres: J.E.W. Gosal, Wakabinpres: Bambang Wahyudi, Kabid Pembibitan&amp;amp; Pemasalan : Drs. Moch. Sidik, Wakabid Bitsal: Drs. M. Nurharahap, Kabid Dana: Sutopo, Wakabid Dana:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;, Kabid Litbang; Drs. Paulus Pesurney, Wabid Litbang:, Sekretaris Umum : Drs. A.S. Rijanto, Wakil Sekretaris I : Umaryono, Bendahara: Yafet Sondak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Komisi-Komisi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Komisi Tehnik : Nicky Pattiasina, Errie Andreas Gerit, Sri Purwidaty, Sumiyati, Lelyana Candra Wijaya AP.Salim Abdullah. Komisi Sarana Prasarana : Drs. Rusihan Anwar, Fauzan Sunardi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Tahun 1999 – 2003:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ketua Umum : E.C.W. Neloe, Ketua Harian : Drs. Eddy Widodo, Ketua Bid Org. Sumartoyo Martodihardjo, Wakabid Org: Drs. Faturahman, Ketua Bid. Binpres: Bambang Wahyudi, Wakabinpres: Purnomo M. Yudi, Kabid Litbang: J.E.W. Gosal, Wakabid Litbang: Drs. A. Surjanto, , Kabid Pembibitan&amp;amp; Pemasalan : Drs. Moch. Sidik, Wakabid Bitsal: Drs. M. Nurharahap, Kabid Dana: , Wakabid Dana:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;, Sekretaris Umum : Drs. A.S. Rijanto, Wakil Sekretaris I : Umaryono, Bendahara: Yafet Sondak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Komisi-Komisi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Komisi Tehnik : Nicky Pattiasina,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Drs. Paulus Pasurney, Dra. Sri Purwidiaty, Bambang Agustanto,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Veriatiningrum. Komisi Sarana Prasarana : Harywadi Siregar, Umar Firdaus, Fauzan Sunardi, Komisi Perlombaan/Perwasitan: Nur’Aini, Mutholib, Bambang Purnomo, Lusiana Elfira Leluly. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;PRESTASI SELAMA PON&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;PASI DKI Jaya Ikut PON pertama kali pada PON ke ….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5760279616000485116-7078379542509449707?l=rfs-rafigusvia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/feeds/7078379542509449707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5760279616000485116&amp;postID=7078379542509449707' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/7078379542509449707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5760279616000485116/posts/default/7078379542509449707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rfs-rafigusvia.blogspot.com/2008/08/sejarah-atletik.html' title='Sejarah Atletik'/><author><name>RFS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351587401147848787</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ZNeGOFTo_5c/STD7aCohPZI/AAAAAAAAAAM/DGQHFYvqOs4/S220/F%C3%B8rm%C3%ACl+%24%C3%A4%C3%BD%C3%A0%C3%B1g.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
